Dari Pelita Kecil Menuju Cahaya Besar
Di sebuah desa terpencil yang dikelilingi sawah dan jalanan tanah yang berdebu, hiduplah seorang anak bernama Raka. Rumahnya kecil, berdinding anyaman bambu, dan atapnya sering bocor saat hujan turun. Ia tinggal bersama ibunya yang bekerja sebagai penjual gorengan keliling, sementara ayahnya telah lama tiada. Sejak kecil, Raka sudah akrab dengan kesulitan. Ia sering membantu ibunya berjualan sepulang sekolah. Tak jarang, ia harus menahan lapar demi memastikan ibunya bisa makan lebih dulu. Namun, di balik segala keterbatasan itu, Raka menyimpan mimpi besar: ia ingin mengubah hidupnya dan membahagiakan ibunya. Setiap malam, Raka belajar dengan cahaya pelita kecil. Buku-bukunya adalah buku bekas pemberian tetangga, dan seragamnya sudah lusuh. Meski begitu, semangatnya tidak pernah pudar. Ia selalu menjadi siswa yang rajin dan penuh rasa ingin tahu. Suatu hari, gurunya melihat potensi besar dalam diri Raka. Ia didorong untuk mengikuti lomba cerdas cermat tingkat kabupaten. Dengan usaha ...